RONALDO: ORANG SUDAH BERSIAP DENGAN SENAPAN MENUNGGU SAYA GAGAL


May 14, 2019
QQAsiaBET

RONALDO: ORANG SUDAH BERSIAP DENGAN SENAPAN MENUNGGU SAYA GAGAL

Berita Bola Terbaru – Ronaldo menegaskan bahwa dirinya bukanlah robot dan mengaku sudah terbiasa dengan menghadapi fakta bahwa banyak orang bersiap dengan senapan menunggu dirinya melakukan kesalahan atau mengalami kegagalan.

Superstar Juventus ini sudah tampil dalam level yang tertinggi sejak lebih dari satu dekade. Maka dari itu dia bisa sukses di MU dan di Real Madrid.

Sekarang usianya sudah tergolong cukup uzur untuk pemain bola, 34 tahun. Meski demikian dia tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami penurunan performa.

Sayangnya kehebatan dan ketenarannya memiliki sisi negatif. Hal itu membuatnya selalu disorot oleh media maupun fans.

Selain itu, dia juga mendapat tekanan dari banyak pihak agar standar performanya tidak sampai menurun. Dengan demikian dia bisa selalu meraih sukses.

Bukan Robot

Ronaldo juga kemudian ditanya oleh La Repubblica bagaimana rasanya ketika hidupnya selalu diawasi oleh banyak pihak secara detil setiap saat. Dia mengaku hal tersebut sebenarnya sangat sungguh tidak nyaman namun dia sudah terbiasa dengan hal tersebut.

“Saya tidak berpikir orang percaya saya robot, tetapi mereka melihat saya sebagai seseorang yang tidak pernah memiliki masalah, tidak pernah bisa sedih, tidak pernah memiliki kekhawatiran. Orang mengidentifikasi kesuksesan, riang, dengan uang: “Bagaimana dia bisa sedih atau mengalami krisis jika dia seorang jutawan?”

“Anda harus mengerti bahwa tidak semua orang sama, mereka masih mengalami hal-hal tertentu. Tapi saya mengerti. Saya tahu bahwa orang-orang berdiri dengan senapan mereka menunggu saya melewatkan penalti atau gagal dalam pertandingan yang menentukan,” ujarnya.

“Tetapi itu adalah bagian dari kehidupan dan saya harus siap untuk menerimanya. Dan saya sudah siap selama bertahun-tahun,” seru Ronaldo.

Merasa Lelah

Ronaldo kemudian ditanya apakah dia lelah dengan tekanan dan sorotan itu. Dia mengakui kadang dia memang merasa lelah menghadapi semua hal tersebut.

“Saya tidak menyangkal bahwa kadang-kadang itu mengganggu saya dan saya lelah karena tampaknya setiap tahun saya harus membuktikan diri saya sangat kuat. Itu sulit,” keluhnya.

“Anda juga harus memperhitungkan tekanan tambahan karena harus membuktikan sesuatu kepada orang lain, bukan hanya diri Anda sendiri. Dan kepada orang-orang di sekitar Anda,” sambungnya.

“Untuk keluarga Anda, untuk ibu Anda, untuk anak Anda. ‘Cris, besok Anda harus menang’. Anda harus berlatih terus menerus, tetapi tiba saatnya ketika Anda berkata: ‘Dengar, tinggalkan diri saya sendiri’,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *